Skip to content

Resensi Buku : Tange SAKURA

February 19, 2010

Resensi Buku

Tange SAKURA

Oleh : J. Haryadi

Judul Buku    : Tange SAKURA

Kategori          : Fiksi / Antologi

ISBN                  : 978-979-1032-22-3

Ukuran             : 13.5 X 20.5 Cm

Halaman          : 144halaman

Cover              : Soft Cover

Penerbit           : Penerbit BukuKatta

Terbit               : 2010

Harga                : Rp.20.000

Buku berjudul “Tange SAKURA” ini dibuka dengan kisah petualangan seorang ronin wanita bertangan satu. Samurai wanita berwajah cantik ini mempunyai kebiasaan berjudi atau menantang duel sensei sebuah dojo hanya sekedar untuk mendapatkan hadiah kepeng untuk membiayai keinginannya makan dan tidur enak di sebuah penginapan yang disinggahinya.

Sakura adalah samurai tak bertuan  yang hidupnya seolah tanpa tujuan. Ia hanya mengikuti irama hatinya, bergerak tak tentu arah. Ia menggambarkan dirinya sendiri dengan berujar, “Aku adalah anjing yang tersesat, tidak mempunyai suami, tidak mempunyai rumah, tidak mempunyai Tuan, dan hanya mengembara kemana saja angin membawaku ….

Cerita yang ditulis oleh Nina Boal, pemenang ketiga Samurai Fiction Contest 2008 ini sangat menarik, sehinggapantas kalau dijadikan judul buku bersampul gambar wanita cantik berkimono dengan posisi duduk membelangi ini. Saya justru berharap kisah Sakura ini bisa dilanjutkan ke dalam sebuah novel.

Cerita menarik lainnya adalah kisah yang ditulis oleh Jacqueline Chillard, pemenang kedua Samurai Fiction Contest2008. Ia menceritakan kisah tentang perjuangan seorang putra Panglima Perang yang kalah dalam peperangan. Ushikawa harus menempuh perjalanan jauh dan berliku dibawa oleh sang ibu yang melarikan diri dari kejaran musuh-musuh ayahnya. Mereka harus rela menempuh puncak bukit menuju sebuah kuil untuk menyembunyikan diri. Ibunya menitipkan dirinya kepada biksu untuk diajarkan ilmu dan menjadikan dirinya kelak sebagai seorang samurai sejati.

Perjuangan Ushikawa tentu tidak mudah. Ia harus rela ditinggal pergi ibunya. Ia juga harus rela mendapat perlakuan diskriminasi dan pelecehan dari saudara seperguruannya. Bahkan ia harus rela mengganti namanya menjadi Shanao dan melupakan identitas asalnya demi keselamatan dirinya dan cita-cita besarnya, membalaskan dendam ibunya terhadap musuh-musuh ayahnya.

Buku setebal 144 halaman ini cukup menarik dijadikan teman perjalanan ketika Anda bepergian jauh atau mengisi waktu-waktu kosong Anda. Kisah lainnya yang tak kalah menarik adalah kisah petuangan Hikaru Genji, seorang samurai Don Yuan yang biasa mengencani wanita-wanita cantik kaum bangsawan di negerinya. Ia tak segan-segan menyusup kedalam istana demi melancarkan aksi bejadnya mengencani istri bangsawan yang kesepian. Kisah yang ditulis oleh Nate Ledbetter ini  meraih penghargaan pertama sebagai pemenang Samurai Fiction Contest 2008.

Tentu masih ada beberapa cerita menarik lainnya yang bisa anda simak dari buku terbitan penerbit BukuKatta ini. Sangat disayangkan kalau Anda melewatkan buku menarik ini. Segera Anda dapatkan buku ini di toko buku Gramedia, Gunung Agung dan toko-toko buku kesayangan Anda lainnya.

Selamat membaca, semoga bermanfaat !

***

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: